Selasa, 17 Desember 2013

Melarikan Diri ke Taman Bawah Laut

Pulau Kadidiri
Keindahan taman bawah laut yang ada di pulau masih perawan ini memang tiada duanya. Benar-benar cocok menjadi tempat pelarian dari kepenatan rutinitas sehari-hari.
Di pesisir pantainya terdapat kilauan dari pasir putihnya yang sangat bersih. Lebih jauh ke dalam, akan ada hutan yang diperkaya dengan beragam flora dan fauna. 
Pulau Kadidiri merupakan salah satu tujuan wisata utama di Taman Nasional Kepulauan Togean. Pulau ini berada di dalam kawasan Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.
Untuk menuju pulau terpencil ini dibutuhkan waktu selama 3-6 jam dengan kapal laut dari Kota Ampana menuju Wakai. Dengan lokasi yang jauh dari keramaian tersebut memang kurang menarik di mata wisatawan lokal.
Namun, tempat ini merupakan pilihan utama bagi wisatawan asing yang ingin berlibur. Bahkan, ada wisatawan asing yang telah menetap di pulau ini selama bertahun-tahun sebagai divemaster.
Saat Anda menginjakkan kaki di pulau ini, maka kemungkinan besar saat itu pulalah Anda untuk sementara seakan tidak terhubung dengan peradaban. Hal ini dikarenakan selain sumber air tawar, sinyal ponsel pun terbilang hal yang susah didapatkan. Untuk itu diperlukan persediaan makanan serta minuman juga uang selama berada di pulau ini.
 

2 Metode Agar Jago Bahasa Inggris


JAKARTA - Zaman sekarang, sangat mudah untuk bisa berbahasa Inggris. Mengadaptasi dari film, mendengarkan lagu, berbicara dengan teman, sampai mengikuti kursus.

Namun, tidak semua orang bisa berbahasa Inggris dengan baik dan benar karena grammar-nya yang dinilai cukup sulit, kendati untuk pengucapan tidak terlalu susah. Nah, maka dari itu harus digunakan strategi khusus biar kalian jago berbahasa Inggris.

Seperti yang dilakukan oleh The Linguaphone Group. Program pelatihan Direct English yang diterapkan di Indonesia, menggunakan strategi yang berbeda agar siswa cepat menguasai bahasa Inggris.

"Kami menggunakan blended, yakni kombinasi antara pengajaran online dan face to face," ujar Chief Operating Officer PT Direct Language Solution, Jenny Lee, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis(12/12/2013).

Dia menambahkan, siswa nantinya bisa mengatur dan memilih sendiri cara belajarnya. "Misalnya, berapa lama dia belajar, targetnya apa, dan kapan mau bertemu dengan tutor. Bisa diatur sendiri," tambahnya.

Pihaknya juga merencanakan untuk memberikan pelatihan dan tes kepada ribuan siswa di Indonesia dengan menggunakan program bahasa Inggris delapan level, di bawah kolaborasi global yang baru antara The Linguaphone Group dan University of Cambridge (ESOL).

New Business Manager Linguaphone Group, Matthew Brown, menambahkan, pelatihan Direct English menggabungkan materi bilingual yang sangat interaktif dengan program tutorial pribadi, dan kelas percakapan. "Kami juga menyediakan pelatihan bahasa berkualitas tinggi dari level pemula sampai kelas eksekutif senior. Program ini juga dibuat untuk korporat dan ritel," kata Matthew.

Dia menuturkan kombinasi unik belajar sendiri, belajar lewat online, tutorial, dan kelas percakapan dengan native speaker, untuk memastikan siswa belajar bahasa Inggris di dunia yang sesungguhnya. "Kami juga menyediakan kelas persiapan untuk tes kompetensi bahasa Inggris internasional, dan tes TOEFLiBT, TOEIC, Bulats," ujarnya.

DLS telah memiliki reputasi yang impresif di pasar pelatihan bahasa di Indonesia dengan memberikan pelatihan bahasa Inggris bagi kelompok  angkatan kerja dan pelajar sejak 2004.

"Para siswa Direct English di seluruh Indonesia bisa meraih kualifikasi melalui Direct English center dan melihat dengan tepat bagaimana keahlian berbahasa Inggris mereka disesuaikan dengan standar yang diakui secara internasional," sambungnya.

Sekadar informasi, program yang menyasar pelajar dan para profesional muda ini ke depannya akan menargetkan membuka delapan cabang baru di kota-kota besar Indonesia hingga 2015. (ade) 

Smart Math, Belajar Geometri Asyik Cara UNY

JAKARTA - Pendidikan Matematika saat ini masih dinilai terlalu teoritis dan kurang kontekstual. Apalagi berdasarkan penelitian Programe for International Student Assessment (PISA) 2009 terungkap, hasil pembelajaran matematika masih kurang memuaskan.

Hal itu disebabkan ketrampilan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran dan menyelesaikan masalah masih kurang. Sehingga dibutuhkan sebuah inovasi pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan menarik untuk dipelajari.

Dilatarbelakangi permasalahan tersebut, tiga mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta menciptakan sebuah media yang memberikan inovasi dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri. Ketiga mahasiswa itu ialah Miftah Rizqi Hanafi (Pendidikan Teknik Elektronika), Venti Indiani, dan Medina Rendani Sabana (Pendidikan Matematika Internasional).

Media pembelajaran matematika tersebut menggunakan pendekatan budaya atau biasa disebut ethnomathematics. Media pembelajaran yang diberi nama Smart Math itu merupakan media pembelajaran berbasis Flash dengan objek Candi Borobudur.

“Selama ini pembelajaran geometri hanya sebatas dikenalkan di buku teks. Kami mencoba memberikan inovasi dengan memberikan media pembelajaran yang bisa mengenalkan geometri melalui bagian-bagian dari candi Borobudur,” ungkap Rizqi Hanafi, seperti dilansir oleh Okezone, Jumat (4/10/2013).

Bersama empat tim lain dari UNY, Smart Math turut dipresentasikan dalam International Conference on Education Research (ICER) 2013. Konferensi yang dihelat di Khon Kaen University Thailand beberapa waktu lalu itu bertujuan untuk mengumpulkan para aktivis pendidikan se-Asia untuk berbagi ide dalam memecahkan masalah pendidikan.

Menurut Rizqi, kepedulian terhadap materi geometri yang masih sebatas buku teks bukan hanya datang dari Indonesia. Salah satu pembicara utama di Seminar ICER yang berasal dari Jepang juga membahas pembelajaran geometri yang kontekstual yang secara konsep mirip dengan Smart Math.


“Presentasi Smart Math mendapatkan apresiasi yang positif dari audience. Diharapkan dengan inovasi Smart Math ini pendidikan matematika terutama materi geometri jadi lebih kontekstual,” tuturnya. (mrg) 

Setelah Wisuda, Saatnya Rencanakan Karier!


JAKARTA - Fase dunia kerja akan datang setelah melalui lulus kuliah. Untuk itu perlu perencanaan yang matang. Supaya kamu bisa mencapai cita-cita yang diimpikan.
 
Mengapa perencanaan menjadi penting? Pola hidupmu akan berubah drastis dari kehidupan kampus. Sebab dalam satu minggu, setidaknya kamu akan menghabiskan 40 jam untuk urusan kantor.

Tidak hanya itu, saat bekerja kamu juga dituntut untuk mandiri dan mengelola gajimu dengan baik. Misalnya, memenuhi kebutuhan makan siang, ongkos transpor, sewa kos, biaya tidak terduga, dan yang terpenting memberikan sebagian uang untuk keluarga dan bersedekah.

Bagaimana caranya merencanakan karier? Berikut tahapannya seperti diolah dari berbagai sumber.

1. Tentukan apa yang akan dicapai

Sebelum memilih pekerjaan yang kamu lamar, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu apa yang mau kamu capai. Apa yang kamu harapkan lima tahun mendatang? Bagaimana cara mencapainya?

Setelah merumuskannya, sesuaikan dengan posisi pekerjaan dan perusahaan yang akan dituju. Tanyakan pada dirimu, "apakah saya sanggup mengerjakan pekerjaan itu setiap hari?"

Seperti dikutip dari  artikel Planning for Carier Success, Selasa (17/12/2013), hidup ini terlalu pendek untuk dilalui dengan sesuatu hal yang tidak kamu suka.  Maksud dari kalimat ini adalah, nikmatilah hidupmu dengan mencari pekerjaan yang kamu cintai.

2. Jangan terpengaruh

"Ehloe mesti kerja di sini nih. Kantornya keren abis. Gajinya gede. Cocok nih kayaknya buat eloyang suka hura-hura."

Jika ada temanmu yang berkata seperti itu, jangan ditelan bulat-bulat. Yang memutuskan di mana kamu akan bekerja adalah dirimu bukan orang lain. Hindari memilih pekerjaan hanya karena ikut-ikutan teman.

3. Apa definisi sukses menurut dirimu?

Pastikan kamu memiliki tolak ukur dari kata sukses. Misalkan, kamu mendapat pekerjaan dengan prospek karier yang menggiurkan. Tetapi pekerjaanmu justru menyita waktu atau bahkan kamu menjadi sama sekali tidak memiliki teman, atau jauh dari keluarga.

Setiap orang memiliki tolak ukur keberhasilan yang berbeda. Hanya kamu yang dapat menentukan apa artinya bagi sukses. Kepuasanmu dengan karier yang kamu capai itu seperti menemukan jati diri mu sendiri.

4. Dukungan orangtua

Setelah merumuskan semuanya, konsultasikan dengan orangtua, kakak atau saudara. Mereka memiliki pandangan yang lebih luas, karena telah melewati fase dunia kerja.

5. Kenali diri dan jadilah cheerleader 

Di dunia kerja, ada area yang tidak bisa kamu kendalikan. Ada kalanya kamu mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin, tetapi tetap terjadi kesalahan. Itu manusiawi, karena manusia tidak luput dari kesalahan.

Tetapi menjadi tidak manusiawi jika ternyata kamu tidak mengakui kesalahan. Jadilah cheerleaderuntuk dirimu. Temukan cara untuk memperbaiki, atau setidaknya mengambil tindakan yang dapat meminimalisir efek kesalahan. Itu akan membantu memulihkan reputasimu.

6. Sabar

Sabarlah menunggu panggilan pekerjaan. Buatlah target, pengiriman lamaran pekerjaan. Misalnya, dalam satu hari kamu bisa mengirim lamaran di posisi yang kamu inginkan. Jika belum juga dipanggil, isilah kekosongan waktu dengan berbagai hal positif.


Jangan Sepelekan Magang


JAKARTA - Saat kuliah, ada beberapa tugas yang diberikan oleh dosen. Salah satunya adalah magang. 

Bagi sebagian mahasiswa, mata kuliah ini hanya dilewati sepintas, yang penting mendapat surat keterangan telah magang di sebuah perusahaan. Tetapi, jangan salah. 

Banyak perusahaan justru mencari calon karyawan saat mereka magang di perusahaan itu. Mengapa? Karena saat magang, kemampuan mahasiswa sebagai calon tenaga kerja bisa terlihat. Bila performa anak magang sempurna atau mendekati sempurna, bukan tidak mungkin si anak mahasiswa bisa direkrut. 

Apalagi saat ini ekonomi Indonesia sedang berkontraksi. Di mana akan sulit terbuka lapangan pekerjaan. 

Nah buat kamu yang saat ini akan magang, jangan buang-buang kesempatan. Manfaatkanlah magang sebagai tempat praktik. Ikutilah panduan atasanmu. 

Bagi kamu yang akan mencari kerja, namun belum juga mendapat kesempatan, cobalah membuka silaturahmi dengan tempat magangmu dahulu. Siapa tahu ada kesempatan kerja. 

Seperti dikutip dari internship.about.com, saat ekonomi dunia melambat, sejumlah perusahaan asing menyiasatinya dengan mencari pekerja part time. "Mereka mencari karyawan paruh waktu untuk mengisi kekurangan jumlah tenaga," demikian seperti dikutip, Senin (16/12/2013).

Bukalah jaringan dengan saudara, teman, pihak fakultas, atau alumnus untuk mendapat informasi. Ini adalah salah satu strategi untuk mengisi waktu panggilan kerja. (rhs) 

Maksimalkan Peluang Kerja Sambil Kuliah

JAKARTA - Jika kamu bekerja di sebuah perusahaan yang memberikan fasilitas dan kemudahan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, jangan sia-siakan kesempatan itu. Karena tidak semua perusahaan bisa memberikan kemudahan tersebut. 

Direktur Group Governance and Organization Development PT Global Mediacom Tbk Indra Prastomiyono, menjelaskan, kerjasama MNC Group dengan tujuh perguruan tinggi mempermudah karyawan dalam melanjutkan pendidikan. Dalam konteks ini, Indra melanjutkan, sebetulnya program extensi S-1 sudah berjalan dua tahun berjalan. 

"Jika Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5 ke atas, maka biaya kuliah karyawan MNC akan direimburse. Tapi dengan syarat, dia harus bekerja di MNC minimal dua tahun," ucap  Indra dalam acara MNC Campus Fair 2013 di Auditorim MNC, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2013). 

Selain program ekstensi ke S-1, pihaknya juga memberikan kemudahan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang S-2. 
Indra berharap, MNC Campus Fair menjadi wadah untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan globalisasi.

"Tidak cukup hanya untuk orang yang pintar. Di mana pun kalian berada, lakukan yang terbaik. Gantikan atasan kita dengan pintar melalui pendidikan," ungkapnya.

Sementara itu, Department Head HR Relations MNC TV Feisal Assegaf mengatakan, sejak September 2012 MNC TV sudah memberikan kebijakan kemudahan bagi karyawannya yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. 

"Perusahaan ini sangat menitikberatkan kepada peningkatan pendidikan," ucapnya.

Salah satu karyawan MNC Group yang memanfaatkan kebijakan kuliah sambil kerja adalah Endang Eliyanti. Dia mendapatkan kemudahan dalam pembayaran biaya kuliah dan waktu kuliah yang fleksibel. Setiap bulan, Endang hanya harus membayar uang kuliah Rp500 ribu. Cicilan tersebut dilakukan selama tiga tahun hingga menutup semua kebutuhan studi. 

"Dari segi waktu, perusahaan memberikan kemudahan pulang lebih awal. Jika tadinya saya pulang pukul 17.30, maka sekarang menjadi jam 16.30 untuk kuliah. Saya kuliah  hingga pukul 20.30 setiap Senin dan Rabu," ungkap mahasiswi Universitas Krisna Dwipayana itu.

Perempuan yang saat ini bekerja sebagai HRD di MNC TV, mendorong karyawan lain untuk melanjutkan kuliah jika memang bisa. "Perusahaan memberikan fasilitas, gunakanlah kesempatan yang ada," tutup mahasiswi jurusan Manajemen Operasional itu. (rfa)

Senin, 02 Desember 2013

Desember 2013

2013=  angka pertama 2 dan angka terakhir 3, jika digabung 23... angka 23 merupakan angka dimana terdapat peristiwa yg aneh. Pertama 23 Mei udah stak ga mau belajar. Kedua 23 Agt temen2 kampus main ke rumah, 23 Des Puncak ngerekonsiliasi Laporan Keuangan (ketemu celah kesalahannya) ... tapi jika 2+0+1+3=5 juga terdapat histori yg tidak pernah terduga sebelumnya, banyak peristiwa yg terjadi secara kebetulan sekarang kerja di PT Atap Teduh Lestari @ Tebet Utara IV No. 5, sebelumnya tinggal di rumah Tante di Bumi Citra Lestari Jln. Teratai 5. Banyak bermunculan angka 2-5, apa yang selanjutnya akan terjadi???