Selasa, 17 Desember 2013

Smart Math, Belajar Geometri Asyik Cara UNY

JAKARTA - Pendidikan Matematika saat ini masih dinilai terlalu teoritis dan kurang kontekstual. Apalagi berdasarkan penelitian Programe for International Student Assessment (PISA) 2009 terungkap, hasil pembelajaran matematika masih kurang memuaskan.

Hal itu disebabkan ketrampilan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran dan menyelesaikan masalah masih kurang. Sehingga dibutuhkan sebuah inovasi pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan menarik untuk dipelajari.

Dilatarbelakangi permasalahan tersebut, tiga mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta menciptakan sebuah media yang memberikan inovasi dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri. Ketiga mahasiswa itu ialah Miftah Rizqi Hanafi (Pendidikan Teknik Elektronika), Venti Indiani, dan Medina Rendani Sabana (Pendidikan Matematika Internasional).

Media pembelajaran matematika tersebut menggunakan pendekatan budaya atau biasa disebut ethnomathematics. Media pembelajaran yang diberi nama Smart Math itu merupakan media pembelajaran berbasis Flash dengan objek Candi Borobudur.

“Selama ini pembelajaran geometri hanya sebatas dikenalkan di buku teks. Kami mencoba memberikan inovasi dengan memberikan media pembelajaran yang bisa mengenalkan geometri melalui bagian-bagian dari candi Borobudur,” ungkap Rizqi Hanafi, seperti dilansir oleh Okezone, Jumat (4/10/2013).

Bersama empat tim lain dari UNY, Smart Math turut dipresentasikan dalam International Conference on Education Research (ICER) 2013. Konferensi yang dihelat di Khon Kaen University Thailand beberapa waktu lalu itu bertujuan untuk mengumpulkan para aktivis pendidikan se-Asia untuk berbagi ide dalam memecahkan masalah pendidikan.

Menurut Rizqi, kepedulian terhadap materi geometri yang masih sebatas buku teks bukan hanya datang dari Indonesia. Salah satu pembicara utama di Seminar ICER yang berasal dari Jepang juga membahas pembelajaran geometri yang kontekstual yang secara konsep mirip dengan Smart Math.


“Presentasi Smart Math mendapatkan apresiasi yang positif dari audience. Diharapkan dengan inovasi Smart Math ini pendidikan matematika terutama materi geometri jadi lebih kontekstual,” tuturnya. (mrg) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar